4 Keutamaan Menyantuni Anak Yatim dan Pahalanya

Ada 22 ayat tentang anak yatim di Al-Qur’an.
Anak yatim adalah seseorang yang kehilangan ayahnya sebelum mencapai usia dewasa. Menanggung anak yatim berarti mengurus semua kebutuhan hidup, perhatian, mendidik, dan juga mendukungnya.

Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,” (QS. Al-Baqarah [2]: 220). Alquran surat Adh-Dhuha ayat 6, Allah SWT menyebutkan Nabi Muhammad SAW adalah seorang yatim.

Dalam sebuah hadits Ibnu Majah:

“Sebaik-baik rumah di kalangan kaum Muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sejelek-jelek rumah di kalangan kaum Muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia diperlakukan dengan buruk.” (HR. Ibnu Majah).

1. Terhindar dari Siksaan di Akhirat

Siksaan di akhirat tidak seperti di dunia, yang mana siksaan tersebut sangat pedih dan menyakitkan. Tentunya setiap orang tidak ingin merasakan siksaan tersebut, salah satu cara agar terhindar dari siksa akhirat yaitu dengan menyantuni anak yatim.

Keutamaan menyantuni anak yatim dapat membuat kita terhindar siksaan saat berada di akhirat. Seperti yang tertuang di dalam hadis riwayat Thabrani berikut ini:

Demi Yang Mengutusku dengan haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya.” (HR Thabrani dari Abu Hurairah).

Berdasar hadist di atas bisa disimpulkan bahwa orang-orang yang bersikap baik dan penuh kasih sayang kepada anak yatim, tidak akan disiksa oleh Allah di hari kiamat nanti.

2. Sebagai Amal untuk Bekal di Akhirat

Pasti semua orang sudah tidak asing dengan kalimat pepatah “apa yang kita tanam akan kita tuai” yang dapat digambarkan. Tentang apa yang kita perbuat selama di dunia akan diganjar di akhirat nanti, baik perbuatan baik maupun buruk akan mendapatkan balasan yang setimpal.Menyantuni anak yatim dapat diibaratkan sebagai investasi amal untuk bekal di akhirat, sebagaimana yang telah tertuang dalam hadits Rasulullah SAW berikut ini:

Jika manusia mati atau terputus amalnya, kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat serta anak saleh yang selalu mendoakannya,” (HR Muslim Abu Hurairah).

Menyantuni anak yatim termasuk sedekah jariah yang akan membantu kita terhindar dari panasnya api neraka. Dengan memberikan santunan secara rutin kepada anak-anak yatim kita akan selamat di akhirat nanti.

3. Masuk ke dalam Golongan Orang Beriman

Orang-orang yang suka menghardik anak yatim termasuk golongan para pendusta agama. Sebaliknya, orang-orang yang sangat mengasihi dan secara rutin memberikan santunan kepada anak-anak yatim akan masuk dalam golongan orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Dan memberikan harya yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” [Al Baqarah: 177].

4. Mendapatkan pahala setara pahala berjihad

Hikmah dan keutamaan menyantuni anak yatim selanjutnya adalah mendapatkan pahala sebagaimana pahala jihad. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Nabi SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, yang artinya:

Berbahagialah orang-orang yang di rumahnya ada anak yatim karena Nabi SAW memberikan jaminan pertam, memiliki pahala yang setara dengan pahal jihad. Nabi SAW  pernah bersabda,

Barang siapa yang mengasuh tiga anak yatim maka bagaikan bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya dan bagaikan orang yang keluarg setiap pagi dan sore menghunus pedangnya untuk berjihad di jalan Allah..” [HR Ibnu Majah]

Klik salah satu Customer Service kami pilih reseller jika anda reseller, pilih customer biasa jika anda customer