7 Cara Merawat Bayi Yang Baru Lahir

Kelahiran seorang bayi memang selalu dinantikan bagi pasangan suami istri, terlebih kehadirannya telah dinantikan selama 9 bulan lamanya dengan banyak perjuangan dan pengorbanan. Pasangan suami istri yang baru resmi menjadi orang tua, tentunya selalu mencari informasi dan bertanya-tanya “Bagaimana cara merawat bayi yang baru lahir?”

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Kuma kuma akan memberikan tips 7 cara merawat bayi yang baru lahir, antara lain :

  1. Tali Pusar

Langkah pertama yang harus dilakukan orang tua baru saat merawat bayi baru lahir adalah membersikan tali pusar. Biasanya tali pusar putus dalam waktu  1-2 minggu setelah bayi lahir, atau bisa juga lebih cepat maupun lambat.

Mom harus memberikan perhatian khusus pada tali pusar, merawatnya dengan hati-hati dan menjaganya tetap bersih agar menghindari resiko adanya infeksi. Pastikan tali pusar dalam keadaan kering, jika tali pusar terkena air saat mandi, harus segera dibersihkan dengan kain kasa steril yang diberikan alcohol 70%. Selain itu, hindari dari paparan kotoran apapun, termasuk jangan berikan ramuan apapun pada pangkal tali pusar.

Setelah tali pusar putus, jika pusar kotor maka bersihkan menggunakan baby oil dengan lembut dan hati-hati.

  1. Bersihkan Mata, Hidung, Telinga

Penting untuk menjaga mata, hidung dan telinga bayi agar tetap bersih. Mulai dari mata, Mom bisa menggunakan kapas steril untuk membersihkan mata dengan air hangat dari sudut dalam dekat hidung hingga ke sudut luar. Gunakan kapas yang berbeda untuk mata yang lain.

Tidak perlu membersihkan liang telinga secara rutin untuk membersihkan kotoran yang ada di telinga, karena dapat mendorong kotoran semakin dalam. Ketika kotoran melewati “tikungan” di dalam liang telinga luar, itu bisa dibersihkan. Pada saat yang sama, setiap kali Mom memandikan bayi, Mom dapat dengan lembut membersihkan daun telinga dengan cotton buds atau kapas yang dicelupkan ke dalam air hangat.

Hidung memiliki daya pembersih sendiri pada bagian dalamnya, sehingga tidak diperlukan perawatan khusus. Jika terlihat ada cairan atau kotoran yang keluar, bersihkan bagian luarnya saja. Saat bayi mengeluarkan banyak lendir dikarenakan pilek dan mengganggu pernapasannya, gunakan aspirator hidung bayi yang bersih untuk menyedotnya. Tutup satu lubang hidung dengan jari Mom, lalu hisap lubang sebelahnya.

  1. Kulit

Bayi yang baru lahir harus mandi setidaknya sekali sehari dan menggunakan air panas, karena tidak tahan dingin. Caranya bisa direndam di bak mandi ataupun dilap dengan handuk basah yang sudah diberi sabun bayi.

Atur suhu dan sirkulasi udara di ruangan bayi senyaman dan sebaik mungkin untuk menghindari biang keringat. Jangan sampai bayi kepanasan ataupun kedinginan.

  1. Mulut

Tidak diperlukan perawatan khusus untuk mulut bayi. Jika lidah berwarna putih karena pengendapan susu formula, dapat dibersihkan dengan jari yang dibungkus kasa steril yang dibasahi dengan air matang. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan tangan agar tidak ada bakteri yang masuk ke mulut bayi.

  1. Kuku

Kuku adalah bagian yang penting dijaga kebersihannya dengan memotongnya secara berkala. Gunakan gunting kuku khusus bayi dan lakukanlah dengan hati-hati agar kulitnya tidak ikut tergunting. Saat bayi sedang tidak diawasi, gunakan sarung tangan untuk mencegah kuku menggores tubuhnya. Jika sedang dalam pengawasan, tidak perlu menggunakan sarung tangan, karena tangan merupakan bagian dari pancaindera yang harus dikembangkan.

  1. Kulit Kepala dan Rambut

Masalah yang sering muncul pada kulit kepala bayi adalah cradle crap atau kerak kulit yang biasanya terjadi saat bayi berusia 2-6 minggu. Cradle crap ditandai dengan kulit kepala yang berkerak, kering, bersisik, mengelupas dan terlihat seperti ketombe.

Cara membersihkannya dengan menggunakan kain bersih yang lembut untuk menggosok kulit kepala bayi. Mom juga bisa memberikan baby oil pada kulit kepala bayi, diamkan beberapa menit agar menyerap, lalu bersihkan kulit kepalanya.

Selain itu, gunakan sampo khusus bayi yang lembut dan aman bagi kulit kepala untuk mencuci rambut bayi. Saat menggunakan sampo, gunakan sisir kecil atau sikat lembut untuk menghilangkan serpihan cradle crap yang menempel, lalu bilas dengan air.

  1. Pantat Bayi

Pantat bayi merupakan bagian yang sangat sensitif akibat popok dan kotoran sisa air kencing atau tinja. Jika tidak bersih, akan menimbulkan rasa gatal dan kemerahan di sekitaran bokong. Untuk mencegahnya, usahakan kondisi pantat bayi agar tetap kering dan bersih. Sebaiknya gunakan pelembab setelah pantat bayi benar-benar kering untuk mencegah ruam popok, lalu kenakan popok. Jika iritasi sudah terjadi, cara yang dapat dilakukan adalah berjemur di pagi hari agar terkena sinar matahari pagi, tengkurapkan bayi dalam pangkuan dan biarkan pantat terbuka.

 

Referensi :

https://id.theasianparent.com/cara-merawat-bayi-baru- lahir

https://hellosehat.com/parenting/bayi/perawatan-bayi/cara-membersihkan- badan-bayi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *