HATI HATI! Kenali Bahaya Jarang Mencuci Handuk

Kebersihan handuk sering dilupakan oleh banyak orang. Masih banyak yang menganggap bahwa mencuci handuk sebulan sekali. Padahal, menurut para ahli mencuci handuk harus dilakukan 3 kali setelah pemakaian.

Mengapa harus rajin mencuci handuk?

Saat Moms mandi, kuman serta bakteri tak sepenuhnya hilang dari tubuh. Oleh karena itu, sangat mungkin bagi bakteri untuk menempel, menetap, dan bersarang di handuk.Bahkan, bakteri di handuk akan terus bertambah hari demi hari setiap kali Moms menggunakannya.Hal ini tentu saja karena bakteri menyukai lingkungan yang lembap seperti handuk.Nah, coba sekarang ingat-ingat, apakah handuk yang suda dipakai biasanya Moms taruh kembali di kamar mandi atau dijemur di luar ruangan supaya kering?Jika Moms menaruhnya di kamar mandi, jangan heran jika bakteri tumbuh dengan subur. Pasalnya, kamar mandi merupakan ruangan tertutup yang gelap serta lembap sekaligus menjadi tempat terbaik bagi bakteri untuk berkembang biak.

Bahaya yang bisa ditimbulkan dari handuk yang jarang dicuci :

1.Infeksi Kulit 

Infeksi kulit adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme, seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit. Infeksi kulit dapat menimbulkan beragam gejala, mulai dari gatal-gatal sampai luka yang disertai nyeri.

2.Badan malah kotor dan bau

Saat mandi, kita ingin tubuh menjadi bersih. Namun, karena menggunakan handuk mandi yang kotor, tubuh bisa menjadi kotor dan berbau tak sedap. Maka dari itu, kamu perlu menganti handuk mandi secara rutin dan mencuci handuk yang sudah kotor.  Untuk membersihkannya, kamu bisa dengan rajin menjemur handuk secara rutin. Kamu juga bisa memilih sabun cuci yang mampu membersihkan noda dengan cepat. Selain itu, bisa menghilangkan kuman dan bakteri secara menyeluruh.

3. Menimbulkan jerawat di badan 

Sama seperti bagian tubuh lainnya, badan juga memiliki pori-pori dan mengandung kelenjar sebasea (minyak). Jika kelenjar sebasea terlalu aktif, produksi minyak pun menjadi berlebihan. Akibatnya, folikel di dalam pori pun dapat tersumbat.Sementara itu, lapisan kulit badan juga akan terus menerus menghasilkan sel kulit mati untuk digantikan dengan yang baru.Jika minyak dan sel kulit mati terperangkap di dalam pori, penyumbatan pun terjadi yang dapat berkembang menjadi komedo. Alhasil, penyumbatan pori yang dibiarkan dan diperparah dengan keringat dan debu dapat memicu infeksi akibat bakteri penyebab jerawat.

 

Klik salah satu Customer Service kami pilih reseller jika anda reseller, pilih customer biasa jika anda customer