Makanan Apa Yang Bagus Untuk Mempersiapkan Kehamilan?

Kehamilan merupakan hal yang sangat didambakan oleh setiap pasangan, terutama bagi pasangan yang telah lama menantikan hadirnya tangisan bayi di dalam rumah. Maka, kehamilan haruslah dipersiapkan secara matang, didukung dengan kesiapan dari keduanya.

Mulailah dengan memahami pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, yaitu masa percepatan pertumbuhan dan perkembangan sejak pembentukan janin di dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Inilah pengaruh status gizi seorang wanita sebelum pembuahan yang akan menentukan awal perkembangan plasenta dan embrio.

Modal utama dalam merencanakan kehamilan adalah memberikan nutrisi yang cukup bagi calon ibu hamil. Mengapa penting untuk memperhatikan diet pra kehamilan? Sebab, di minggu pertama kehamilan, organ-organ vital bayi akan berkembang. Jika kita mengabaikan asupan pra-konsepsi, resiko yang akan muncul antara lain :

  1. Kelahiran prematur, yaitu kelahiran yang terjadi lebih awal dari perkiraan lahir, biasanya terjadi sebelum minggu ke-37 usia kehamilan.
  2. Preeclampsia, yaitu terjadinya peningkatan tekanan darah yang disertai dengan adanya protein dalam urin, biasanya terjadi setelah minggu ke-20 usia kehamilan.
  3. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), yaitu berat badan bayi saat lahir kurang dari 2,5 kg. Bayi yang terlahir dengan BBLR akan terlihat lebih kecil dan kurus, serta memiliki kepada yang terlihat lebih besar. Hal ini dapat terjadi ketika bayi lahir secara prematur atau mengalami gangguan perkembangan saat di dalam kandungan.
  4. Keguguran, yaitu kematian janin di dalam kandungan, biasanya terjadi sebelum minggu ke-20 usia kehamilan.

 

Lantas, makanan apa yang bagus untuk mempersiapkan kehamilan?

Jawabannya adalah Asupan Mikronutrien, yaitu zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit, tetapi berperan sangat penting dalam pembentukan hormon, aktivitas enzim dan pengaturan sistem imun dan sistem reproduksi, seperti asam folat, vitamin b, zinc, dan vitamin a. Zat besi telah terbukti mempengaruhi perkembangan janin di awal kehidupan, bahkan sebelum seorang wanita menyadari bahwa dirinya hamil.

 

Seperti apa bentuknya?

  1. Sayuran hijau, seperti bayam, asparagus, brokoli, kubis, sawi hijau, lobak hijau, dan selada
  2. Buah-buahan, seperti alpukat, buah bit, jus jeruk, jus tomat, papaya, pisang, dan cantaloupe atau melon hijau.
  3. Kedelai dan kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau, kacang polong, kacang tanah, dan brussel sprout.
  4. Biji-bijian, seperti gandum dan produk olahan gandum (pasta), jagung atau tepung jagung, dan sereal.
  5. Ikan salmon.
  6. Hati sapi.
  7. Susu dan hasil olahannya.
  8. Daging unggas.
  9. Seafood.
  10. Telur.

 

Persiapan pra-konsepsi harus dipertimbangkan tidak hanya oleh calon ibu, tetapi juga oleh calon ayah. Mulailah dengan gaya hidup sehat, hindari merokok, makan-makanan yang sehat, dan gizi seimbang. Dengan cara mengonsumsi makanan sumber asam folat dan zinc, karena diketahui dapat meningkatkan kesuburan wanita dan pria.

Selain itu fungsi lainnya adalah membantu mencegah terjadinya keguguran dan cacat lahir, seperti spina bifida, yaitu cacat lahir yang ditandai dengan terbentuknya celah atau cacat pada tulang belakang dan saraf tulang belakang bayi.

 

Referensi :

Hersa Khoirunisa (Ahli Gizi RUMKITAL dr. Mintoharjdo). For Future Mom:  https://www.instagram.com/s/aGlnaGxpZ2h0OjE4MDM4OTE1NzAxMDI2Mzk3?story_media_id=1988140528839277723_5781587432&utm_medium=copy_link,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *